13.937 Ton Pupuk Bersubsidi,  Sudah Disalurkan Oleh Dinas Pertanian KSB Kepada Agen Pengecer

oleh -115 views

13.937 Ton Pupuk Bersubsidi,  Sudah Disalurkan Oleh Dinas Pertanian KSB Kepada Agen Pengecer

 

Sumbawa Barat ( bidikankamera.com )

Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat saat ini telah mendisyribusikan Pupuk Bersubsidi sebanyak 13.937 ton kepada semua Agen Pengecer,  hal ini dikatakan oleh Suhadi S.P M. Si kepada media baru – baru ini.

Seperti yang dikatakan sebelumnya oleh Suhadi,  pada dasarnya pupuk Bersubsidi tidak langka,  hanya saja ada keterlambatan penyaluran hal ini disebabkan adanya sistim penyaluran berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2020 tentang pupuk bersubsidi,  tujuannya agar penyalurannya tepat sasaran sehingga bisa terhindar dari para spekulan yang ingin bermain.

” 13.937 ton pupuk bersubsidi  telah didistribusikan oleh Dinas Pertanian KSB sejak kamis (9/1/2020) kemarin kepada 31 agen pengecer yang ada di delapan kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat ” terang Suhadi

Suhadi juga mengatakan bahwa pupuk bersubsidi tersebut telah didistribusikan kepada 31 pengecer sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Bagi masyarakat yang akan memasuki masa pemupukan agar jangan khawatir, karena sejak 9 januari 2020 kemarin, pupuk bersubsidi telah didistribusikan,” kata Suhadi

Dikatakan Suhadi, untuk  besaran kuota pupuk bersubsidi yang diterima Dinas Pertanian KSB tahun 2020 ini sebanyak 13.937 Ton, terdiri dari pupuk Urea sebanyak 7.455 ton, pupuk, SP-36 sebanyak 402 ton, pupuk ZA sebanyak 628 ton, dan pupuk NPK sebanyak 5.552 ton.

“Pupuk tersebut sudah bisa diambil ke agen pengecer yang ada dimasing – masing kecamatan, bagi para petani yang belum memiliki kartu pariri tani juga bisa mengambil pupuk bersubsidi asalkan terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),”  jelas Suhadi

Suhadi berharap,  dengan telah didistribusikan pupuk bersubsidi tersebut,  agar para petani dapat segera memanfaatkan pupuk pada musim tanam pertama sesuai dengan kebutuhan, sementara saat ini stok pupuk di para agen pengecer memiliki kuota masing – masing sesuai dengan kebutuhan petani diwilayanya yang sudah didata melalui RDKK ” ungkap Suhadi

Untuk  Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi kata Suhadi , para petani dapat membeli langsung ke agen pengencer  ataupun melalui ketua kelompok tani yakni, untuk pupuk urea sebesar Rp. 90.000, pupuk SP-36 sebesar Rp. 100.000, pupuk ZA sebesar Rp. 70.000, pupuk NPK sebesar 115.000, dan pupuk Organik sebesar Rp. 20.000.

“Jika ada agen pengencer yang menjual pupuk bersubsidi diatas HET, itu merupakan pelanggaran, dan dapat dikenakan sangsi berupa pemutusan kontrak atau tidak akan diberikan izin dalam menjual pupuk bersubsidi kembali,” pungkasnya ( Edi Chandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *